Review Netflix dari Infotechku.com

4 min read

Review Netflix dari Infotechku.com

Infotechku.com – Siapa yang disini tidak tau Netflix ?, pastinya hampir semuanya tau karena Netflix mempunyai market dan periklanan yang cukup luas di jagat sosial media. Setiap kali anda membuka Youtube atau apapun itu yang ada di Internet pasti kalian akan menemukan salah satu iklan dari Netflix ini, bisa berupa promosi atau pengumuman akan series atau movie terbaru.

Sebelum menjadi layanan streaming yang kita kenal selama ini, Netflix dulunya berupa toko yang menyediakan Rental DVD. Kalo kalian masih ingat dengan Ultra Disc, nah pada awalnya Netflix sama dengan Ulta Disc yang menyediakan DVD film untuk disewakan.

Tetapi semenjak Internet merajai tatanan dunia kita saat ini, usaha rental DVD seperti kehilangan ekstensinya karena semua orang ingin menikmati layanan hiburan yang mudah dan praktis sekaligus multi platform maka dari itu Netflix segera bertransformasi untuk mengubah bagaimana mereka menawarkan atau menyajikan film-film kepada pelanggan nya dengan berupa layanan media streaming online atau VOD (Vidio On Demand).

Tapi sebelum kita mereview salah satu layanan “Raja Streaming” ini mari kita tilik sejarahnya terelebih dahulu

tahun 1997 Reed Hastings memulai bisnis DVD bersama dengan rekannya. Awalnya perusahaan ini berbisnis dengan berjualan dan menyewakan kaset DVD melalui post. Pelanggan akan menerima film yang diinginkan yang diantarkan oleh kurir pos.

Setahun berjalan, Hastings mulai meninggalkan bisnis berjualan kaset tersebut dan fokus pada penyewaan kaset DVD saja. Layanan ini sendiri baru diluncurkan secara resmi pada 1998, dengan menyebut dirinya sebagai penyewaan DVD secara online.

Saking besarnya pangsa pasar Netflix, perusahaan ini pernah mencapai masa kejayaan ketika masih menyewakan DVD. Ya, di tahun 2005, Netflix sudah memiliki 35.000 koleksi film. Perusahaan ini juga mampu mengirimkan sebanyak 1 juta kaset DVD setiap harinya.

Setelah berhasil mengembangkan algoritma video rekomendasi, perusahaan ini mulai bergerak dari bisnis utamanya. Tepatnya pada 2007 Netflix mulai merilis fitur baru berupa layanan streaming yang memungkinkan seseorang menonton serial TV dan film-film di device pribadi seperti laptop,PC, atau smartphone. Saat itu, hanya ada 1000 judul film dan serial TV yang ditawarkan. Jumlahnya meningkat menjadi 12.000 pada Juni 2019.

Perusahaan ini juga mulai mengadakan kerja sama dengan perusahaan elektronik. Tidak hanya itu, Netflix juga memberi kesempatan bagi film-film yang diproduksi oleh studio kecil untuk ditonton oleh pelanggan Netflix.

Sekian lama menyajikan film karya sineas lainnya, Netflix akhirnya mendistribusikan konten original buatannya. Itu dimulai pada 2013 dengan film pertama berjudul House of Cards. Kemudian setiap tahun layanan ini meluncurkan konten original. Beberapa di antaranya sempat menjadi perhatian dunia, seperti Stranger Things, Orange is the New Black, Lost in Space, The Umbrella Academy hingga The Witcher.

Seiring berjalannya waktu, Netflix berkembang menjadi layanan streaming film yang sangat besar. Perusahaan ini pun melebarkan sayapnya ke beberapa negara, termasuk di Indonesia. Layanan ini tiba di tanah air tahun 2016. Kehadirannya juga  sempat membuat gerah beberapa penyedia layanan serupa, misalnya Telkom. Namun tidak perlu khawatir lagi, bagi kalian yang memang menggunakan layanan internet berbasis Telkom Group sekarang kalian dapat mengkases Netflix tersebut.

Oke hal atau aspek pertama yang kita akan ulas yaitu perihal tentang konten. Netfix bisa dibilang masih menguasai aspek ini dibandingkan dengan media stremer online diluar sana. Dengan berbagai film atau serial yang bukan hanya buatan dari area Amerika saja melainkan juga diluar Amerika seperti Jepang,Korea, bahkan Indonesia. Oya jangan lupa serial Dark dari Jerman juga merupakan karya Netflix Original dari negara tersebut.

 Ya, Konten Original Netflix dari Indonesia ini bisa dibilang cukup sukses secara kritik maupun pasar contohnya ada The Night Comes For Us yang dibintangi aktor kawakan Indonesia seperti Joe Taslim dan Iko Uwais dan film tersebut merupakan film original Netflix Indonesia yang pertama. Lalu ada juga film yang disutradi oleh Dian Sastro dan merupakan film perdanya sebagai Sutradara yang berjudul Guru-Guru Gokil.

Selain film dan tv series dari barat, Netflix juga menyediakan Kdrama,Jdrama,Anime, dan bahkan juga kartun anak-anak sampai dewasa. Hal ini merupakan keunggulan mutlak yang belum bisa ditandingi oleh media streaming manapun. Netflix rupanya cukup pintar akan mengatasi kebosanan pelanggannya dan memberikan opsi pilihan lain yang bisa dinikmati pelangganya.

Kdrama yang hadir di Netflix juga tidak tanggung-tanggung dan banyak pilihannya. Original Netflixnya seperti Crush Landing On You juga merupakan Kdrama Romcom dengan kualitas baik. Animenya sendiri belum selengkap Cruncyroll atau yang lainya tetapi dengan adanya Anime di Netflix juga merupakan suatu keunggulan dibandingkan dengan media streaming diluar sana yang tidak menyediakan anime di platform mereka. Anime Original Netflix yang bisa kalian nikmati diantara lain seperti Japan Sink : 2020 dan Ultraman.

Selain menyediakan variasi pilihan TV Series dan Film yang paling beragam dan juga yang paling banyak untuk saat ini. Netflix memberikan gebrakan atau inovasi terbaru dalam bagaimana kita menikmati film. Oleh karena itu Netflix merilis sebuah TV series atau film yang dimana dalam isi tersebut terapat “Innovative Interactive Series”, dan ini hanya ekslusif di Netflix loh.

Kalau kalian pergi Ke Netflix dan memilih Black Mirror : Bander Snatch, You vs Wild, Puss In Book : Trapped In Epic Tale, penonton bukan hanya menonton alur atau plot ceritanya saja, tetapi juga dapat memilih opsi pilihan yang akan mempengaruhi plot tersebut.

Misal ada saat scene dimana penonton diharuskan untuk memilih dua opsi yang nantinya salah satu opsi tersebut akan mempengaruhi jalan ceritanya selanjutnya. Cukup menyenangkan bukan layaknya kita memainkan game visual novel dan Netflix mampu meloncati batasan dari hiburan media dan juga vidio games.

Aspek yang kedua kita membahas fitur dan tetekbengeknya. User Interface atau Tampilan dari Netflix sendiri itu smooth dan rapih. Pada saat awal kalian masuk ke Beranda kalian akan disuguhkan daftar tentang apa saja yang kalian sedang tonton, rekomendasi dan juga browse film atau series lain yang itu sedang populer atau baru. Soal rekomendai Al atau algorythm yang digunakan Netflix cukup baik dalam menawarkan film, atau TV series yang kalian suka.

Misal kalian suka Strangers Things maka Netflix akan merekomendasikan series atau TV yang sama dengan Tema yang diambil Oleh Stranger Things. Selain Algorythmny bagus, Netflix juga bisa cross platform loh.

Kalian bisa menikamti Netflix hampir di semua device yang ada dan pastinya terhubung dengan koneksi Internet, sepeti Smartphone,Laptop,PC bahkan sampai PS pun bisa.

Untuk harga yang ditawakan Netflix memiliki beberapa paket Per 1 September 2020, Netflix resmi akan menaikkan harga langganan di Indonesia. Menurut Netflix, kenaikan tersebut adalah pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48/PMK.03/2020 yang telah ditetapkan pada Juli lalu. Dikutip dari Kompas, dalam aturan tersebut seluruh produk digital impor dalam bentuk barang tidak berwujud maupun jasa, yang artinya termasuk layanan streaming online, akan dikenai PPN sebesar 10 persen.

Jadi, mulai dari paket Mobile hingga Premium Netflix akan mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 hingga Rp17.000. Selain Netflix, ada sekitar 15 perusahaan asing harus dikenai PPN karena menawarkan jasanya di Indonesia, seperti Google LLC, Facebook Technologies Internation Ltd, Amazon.com Services LLC, hingga The Walt Disney Company (Southeast Asia) Pte. Ltd. yang juga akan menawarkan layanan streaming film di Indonesia.

Paket pertama, yaitu paket Mobile tidak akan kami masukkan ke dalam tabel karena fiturnya tidak terlalu banyak. Biaya langganan paket Mobile Netflix yang cukup murah bisa kamu manfaatkan untuk menonton film di satu perangkat ponsel atau tablet. Paket ini cocok bagi kamu yang ingin hemat, namun tetap tak mau ketinggalan film-film terbaru.

Nah, agar memudahkan pertimbangan kamu untuk memilih paket Netflix selain Mobile, berikut tabel biaya langganan Netflix beserta fitur-fiturnya.

Berikut harga paket langganan Netflix terbaru per 1 September 2020:

– Paket Mobile dari Rp49.000 menjadi Rp54.000

– Paket Basic dari Rp109.000 menjadi Rp120.000

– Paket Standard (HD) dari Rp139.000 menjadi Rp153.000

– Paket Premium (Ultra HD/HD) dari Rp169.000 menjadi Rp186.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »