Menilik Media Streaming Yang ada di Indonesia

4 min read

Menilik Media Streaming Yang ada di Indonesia

Infotechku.com – Data Statista mencatat tingkat penggunaan platform video on-demand (VoD) di Indonesia terus meningkat. Tahun ini pengguna layanan VoD diperkirakan mencapai 4,7 persen dan berpotensi menembus angka 17,7 persen di 2025.

Pendapatan platform VoD di negara ini juga diproyeksikan mencapai US$275 juta (sekitar Rp4 triliun) di 2020. Dengan pertumbuhan tahunan sekitar 15,7 persen, nilainya berpotensi melonjak jadi US$571 juta (setara Rp8,3 triliun) di 2025 mendatang.

Sejumlah pemain baik global, regional, maupun lokal telah ikut memberikan penawaran menarik dari segi harga dan koleksi konten bagi para penikmat sinema di Indonesia. Hampir semua layanan tersebut menyediakan streaming film layar lebar dan serial televisi.

Jika kamu bingung harus berlangganan layanan yang mana, Tech in Asia telah merangkum karakteristik serta kelebihan dan kekurangan dari masing-masing layanan streaming film tersebut. Rangkuman ini tidak menyertakan HOOQ, yang telah mengajukan likuidasi pada Maret lalu.

Netflix

Screenshot Netflix | Illustration

Pelopor penyedia layanan streaming film global, Netflix mulai hadir di Indonesia sejak Januari 2016. Dengan koleksi film dan serial televisi yang mencapai sekitar lima ribu konten pada tahun 2018, Netflix menawarkan lebih banyak pilihan dibanding layanan serupa lainnya.

Jumlah dan jenis konten yang dapat ditonton lewat Netflix berbeda-beda di tiap negara. Perbedaan ini timbul karena urusan lisensi sejumlah konten sehingga hanya bisa tayang di negara-negara tertentu. Namun, semua konten eksklusif Netflix yang sebagian besar memiliki kualitas bagus dapat ditonton oleh para pelanggan di Indonesia.

Perjalanan Netflix di Indonesia punya dinamikanya sendiri, mulai dari kolaborasi dengan Kemendikbud, hingga sempat diblokir oleh Telkom Group sebelum aksesnya dibuka kembali pada awal Juli 2020.

Harga berlangganan paket Netflix cukup bervariasi, mulai dari Rp109.000 untuk paket dasar yang bisa diakses dari satu layar, hingga Rp169.000 untuk paket premium empat layar. Akhir 2019 lalu, Netflix meluncurkan paket ponsel seharga Rp49.000 di Indonesia. Paket tersebut sebelumnya berhasil di India dan Malaysia.

Amazon Prime Video

Screenshot Amazon Prime Video | Illustration

Layanan streaming film berbayar milik perusahaan raksasa teknologi Amazon ini juga telah merambah Indonesia sejak tahun 2016. Pesaing Netflix ini memiliki koleksi film dan serial TV Barat berjumlah ribuan dengan sederet konten eksklusif yang juga tidak kalah bagus.

Para pelanggan Amazon Prime Video mendapat keanggotaan premium di layanan streaming game Twitch. Kamu bisa memperoleh beragam manfaat dari platform Twitch, mulai dari mengakses fitur-fitur khusus, mengunduh sejumlah game gratis tiap bulan, hingga mendapatkan item spesial untuk sederet game pilihan.

DI Indonesia, paket berlangganan Amazon Prime Video dibanderol seharga Rp85.000 per bulan. Sistem pembayarannya tak hanya dapat menggunakan kartu kredit dan debit, tetapi juga potong pulsa (carrier billing) untuk beberapa operator seperti Telkomsel, XL dan Indosat. Sejak akhir 2019 lalu, Amazon Prime Video juga dapat dibayar dengan menggunakan GoPay.

Iflix

Screenshot iflix | Illustration

Kabar Iflix hadir di Indonesia sudah dibicarakan sejak Maret 2016, namun layanan ini secara resmi baru hadir pada Juni 2016. Sebelumnya, layanan Iflix telah tersedia di negara Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Platform VoD milik Catcha Group dari Malaysia ini telah berganti kepemilikan. Tencent telah mengakuisisi Iflix pada akhir Juni 2020 lalu. Aksi korporasi ini dilakukan demi melancarkan ekspansi bisnis layanan video milik Tencent di Asia Tenggara. Sejak 2019, Tencent telah mengoperasikan WeTV di Thailand.

Sebelumnya, Iflix menggandeng sejumlah penyedia layanan internet dan seluler sebagai mitra, seperti Indihome, Indosat Ooredoo, atau XL Axiata. Bila tidak menggunakan layanan internet dari mitra Iflix, pengguna akan dikenakan biaya berlangganan mulai dari Rp39.000 per bulan dengan pembayaran melalui kartu kredit atau sistem potong pulsa.

Viu

Screenshot Viu | Illustration

Bila kamu merupakan penggemar film atau serial televisi dari negara-negara Asia, maka Viu merupakan layanan yang perlu kamu cek. Kamu akan dimanjakan dengan koleksi konten dari berbagai negara di Asia, mulai dari Korea Selatan, Jepang, Thailand, Indonesia, hingga India.

Kamu juga bisa menonton sebagian konten di Viu tanpa perlu membayar sepeser pun. Namun tayangan gratis tersebut bisa kamu nikmati karena telah disisipi iklan. Hal ini dikarenakan hanya pelanggan berbayar yang dapat mengakses seluruh koleksi konten video dalam Viu.

Harga langganan paket Viu premium bervariasi, mulai dari Rp30.000 per bulan hingga Rp200.000 untuk satu tahun. Pilihan pembayarannya dapat menggunakan kartu debit dan kredit, potong pulsa, kode promo, google billing dan maxis billing

GoPlay

goplay-bisa-jadi-game-changer-gojek-featured

GoPlay menjadi pemain lokal yang bergabung ke industri VoD Indonesia sejak September 2019. Platform bentukan Gojek ini telah bekerja sama dengan beberapa rumah produksi lokal untuk menciptakan konten adaptasi, seperti Gossip Girl Indonesia dan serial orisinal Saiyo Sakato dan Tunnel.

Meskipun tergabung dalam ekosistem Gojek, GoPlay menggunakan aplikasi terpisah. Harga langganannya sebesar Rp89.000 per bulan, dan Rp60.000 per dua minggu, yang dapat dibayar dengan GoPay. Kamu juga dapat membeli paket berlangganan GoPlay yang bundle dengan layanan Gojek lainnya seperti GoFood dan GoSend.

Vidio

vidio feature image

Vidio sebelumnya merupakan platform berbasis User Generated Content (UGC) yang bertransformasi menjadi platform VoD. Platform milik Emtek Group itu memiliki pendekatan yang berbeda, dengan menyasar penikmat konten televisi.

Empat konten andalan mereka adalah sinetron, drama percintaan remaja, liga olahraga, hingga koleksi film komedi seperti Warkop DKI. Pengguna tak hanya dapat menikmati konten serial orisinal Vidio, tetapi juga sinetron yang telah ditayangkan di saluran televisi yang terafiliasi dengan Emtek Group seperti SCTV dan Indosiar.

Konten televisi di Vidio sebagian besar dapat diakses gratis oleh pengguna. Vidio juga memiliki dua jenis paket premium yaitu premier gold dengan harga Rp19.000 per bulan dan premier platinum seharga Rp29.000 per bulan.

HBO Go

https://d26bwjyd9l0e3m.cloudfront.net/wp-content/uploads/2020/07/hbo-go.jpeg

Sesuai namanya, HBO Go merupakan platform VoD yang dikembangkan oleh saluran televisi berbayar HBO. Platform ini hadir di Indonesia sejak awal tahun 2020 lewat situsnya dan aplikasi yang dapat diunduh dari App Store dan Play Store. Di Asia, HBO Go juga tersedia di Hong Kong, Filipina, Malaysia, Singapura dan Vietnam.

Kamu dapat menikmati sajian konten serial orisinal andalan HBO seperti Game of ThronesChernobylBig Little Lies, dan berbagai tayangan film Hollywood yang pernah tayang di channel HBO. Selain konten film, kamu juga bisa mengakses streaming enam saluran HBO yaitu HBO, HBO Signature, HBO Hits, HBO Family, Cinemax dan RED by HBO.

Untuk berlangganan HBO Go, kamu perlu merogoh kocek sebesar Rp60.000 per bulan. HBO memberikan kesempatan akses gratis selama tujuh hari untuk pengguna pertama. Aplikasi HBO Go juga tersedia melalui Maxstream Telkomsel, First Media dan Indihome.

Apple TV+

https://d26bwjyd9l0e3m.cloudfront.net/wp-content/uploads/2020/07/apple-tv-4k-hero-1024x768.jpg

Layanan  Apple TV+ hadir serentak di 100 negara, termasuk  Indonesia sejak November 2019. Mereka menyajikan konten orisinal dan film-film Hollywood. Biaya langganannya sebesar Rp69.000 per bulan untuk enam akun.

Bagi kamu yang membeli perangkat Apple (iPhone, iPad, MAC, Apple TV, iPod Touch) setelah 10 September 2019 juga akan mendapatkan akses gratis ke Apple TV+ selama setahun bila menukarkan penawarannya dalam 90 hari.

Catchplay

Screenshot Catchplay | Illustration

Layanan streaming film dari Taiwan ini khusus pada penyewaan film-film layar lebar. Karena berasal dari Taiwan, Catchplay memiliki akses ke sejumlah film berbahasa Mandarin yang relatif lebih banyak dibanding layanan lain dalam artikel ini.

Kamu bisa berlangganan paket bulanan seharga Rp45.000 untuk menonton koleksi film yang terdapat dalam Catchplay. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan sewa film-film terbaru dengan harga terjangkau di luar paket menonton per bulan.

Genflix

Screenshot Genflix | Illustration

Sebagai layanan streaming film buatan perusahaan dalam negeri, cara pembayaran untuk berlangganan Genflix benar-benar disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia. Kamu bisa membayar biaya langganan Genflix seharga Rp49.000 per bulan lewat berbagai cara, mulai dari transfer bank hingga membayar di kantor pos.

Biaya langganan Genflix dibanderol seharga Rp49.000 per bulan. Jumlah konten yang bisa kamu nikmati memang lebih sedikit dibanding Netflix. Meski begitu, keunggulan Genflix adalah memberikan ruang bagi sineas perfilman lokal melalui kategori koleksinya bernama Indonesia Indie Corner dan Film Pendek Indonesia dari ISP.

Koleksi film dalam Genflix akan berubah tiap bulan, serta terdapat konten yang sangat lokal (misal konten dalam bahasa Jawa).

(Artikel ini diambil dari : https://id.techinasia.com/perbedaan-netflix-iflix-genflix-hooq )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »