Instagram Shoping, Kini Hadir di Indonesia

2 min read

Instagram Shoping, Kini Hadir di Indonesia

Infotechku.com – Pada saat pandemi, masyarakat mulai antusias terhadap bisnis online. Selain tidak perlu mempertemukan kedua belah pihak secara langsung layanan bisnis online ini cukup mudah dan praktis. Melihat antusias ini Instagram tidak membuang-buang kesempatan emas untuk memperkenalkan fitur terbarunya.

Fitur terbaru dari Instagram tersebut adalah Instagram Shoping. Dengan Instagram Shopping, kalian bisa menunjukkan produk unggulan melalui postingan dan insastory, atau memperkenalkan produk melalui search dan explore.

Setelah dirilis secara global sekitar bulan Juli lalu, fitur Instagram Shopping akhirnya mulai muncul di Indonesia. Pengguna kini bisa langsung berbelanja lewat Instagram tanpa harus keluar dari aplikasi. dengan aplikasi Instagram versi 162.0.0 di Android, Instagram Shopping bisa ditemukan di feed akun Instagram gerai online atau kreator dengan ikon sebuah gambar tas.

Pengguliran fitur baru Instagram di Indonesia itu disebut akan dilakukan secara bertahap.

Country Director Facebook Indonesia Pieter Lydian berharap, dengan diluncurkannya fitur tersebut buat pengguna di tanah air, hal itu dapat memaksimalkan strategi pemasaran khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di platform jejaring sosial tersebut.

“Fitur Shopping ini telah mulai dirilis untuk akun bisnis di Indonesia secara bertahap. Kami harapkan fitur ini dapat membantu usaha di Indonesia beralih ke ranah online, terutama selama pandemi, terutama usaha mikro kecil menengah atau UMKM,” ujarnya di jumpa pers virtual pada Selasa (6/10).

Fitur Shopping ini bisa memberikan tag Shopping di konten feed, Stories dan IGTV dan menghubungkannya dengan situs milik pebisnis.Hal tersebut diharapkan akan semakin memberikan opsi lebih banyak bagi pebisnis dan kreator, dalam menciptakan konten yang menarik untuk menjual produk-produk mereka.

 Facebook dan Instagram telah memperbarui kebijakannya terkait bisnis yang ingin menghubungkan akunnya dengan Shopping untuk memastikan toko yang terhubung benar-benar sahih dan memastikan keamanan pembeli. Demi menjaga keamanan pengguna di platform Instagram, seluruh proses peninjauan untuk permohonan fitur Shopping dilakukan oleh manusia (human reviewer) untuk meminimalisir kesalahan.

Oleh karena itu, proses peninjauan ini biasanya memerlukan waktu beberapa hari, bahkan terkadang dapat memerlukan waktu yang lebih lama. Sedangkan untuk penjual yang berjualan secara organik tanpa terhubung dengan Shopping, pengguna bisa melapor pada Instagram jika menemukan akun yang melakukan penipuan atau perbuatan tidak terpuji lainnya.

Facebook dan Instagram memiliki satu fitur yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi penjual yang diduga penipu yaitu fitur Page Transparency di Facebook dan fitur Tentang Akun Ini di Instagram. Fitur ini bisa memberikan beberapa informasi seputar akun yang dicurigai mulai dari tanggal bergabung hingga nama akun yang digunakan sebelumnya.

“Kenapa hal itu penting, karena orang kalau sifatnya itu scam kadang-kadang suka ganti nama. Pada umumnya akun scammer itu sering ganti nama akun mereka,” pungkas Pieter.

Inilah cara mendaftar Instagram Shopping untuk jualan online:

1. Buat Toko

Dihimpun detikINET dari pihak Instagram, Selasa (6/5/2020) sebelum mengakses layanan Instagram Shopping, pelaku bisnis, UMKM dan kreator harus membuat Toko terlebih dahulu lewat Commerce Manager Facebook. Proses dilanjutkan dengan mengajukan permohonan untuk mengaktifkan Instagram Shopping dengan membuka Pengaturan di profil Instagram.

2. Siapkan Instagram Shopping

Setelah itu pilih Bisnis dan klik Siapkan Instagram Shopping. Ikuti langkah yang ada di layar dan ajukan peninjauan akun. Untuk menjaga keamanan pengguna Instagram, semua proses peninjauan dilakukan secara manual oleh human reviewer, jadi proses ini bisa memakan waktu beberapa hari.

Setelah mengajukan proses peninjauan, kalian bisa memantau status peninjauan akun bisnis lewat opsi Belanja di Pengaturan. Jika permohonan telah disetujui, kalian bisa mengikuti proses selanjutnya.

Untuk mengaktifkan fitur Shopping, buka Pengaturan di profil Instagram. Setelah itu pilih Bisnis, dan tap Shopping.

Jika kalian tidak menemukan opsi Shopping di menu Bisnis, artinya permohonan kalian masih ditinjau, atau justru ditolak. Jika sudah melihat pilihan Shopping, pilih Katalog Produk yang ingin dihubungkan dengan akun.

Tekan Selesai, dan kalian akan bisa langsung menggunakan tag Shopping di konten produk yang diunggah. Tag Shopping ini bisa ditampilkan di feed, Stories maupun IGTV.

Communications Manager Instagram Asia Pasifik Putri Silalahi mengatakan tidak ada ketentuan batas minimal followers bagi akun yang ingin mendaftar Instagram Shopping, jadi semua bebas mendaftar.

3. Cara berbelanja

Lalu bagaimana cara pengguna berbelanja di Instagram Shopping? Pertama buka akun bisnis dan kreator yang produknya ingin kalian beli. Setelah itu klik tab Shopping yang ditandai dengan ikon tas belanja.

Di situ kalian bisa memilih-milih produk dari katalog yang ada. Klik produk yang ingin dibeli lalu klik View on Website. Setelah itu kalian akan diarahkan ke halaman produk tersebut di situs milik pebisnis, dan bisa langsung selesaikan transaksi.

Tapi untuk saat ini proses transaksi dan pembayaran masih dilakukan di situs pebisnis dan bukan di platform Instagram secara langsung. Sebabnya sistem checkout dan pembayaran Instagram saat ini baru tersedia di Amerika Serikat. Agak berbeda dengan Instagram Shopping versi global, Instagram Shopping di Indonesia belum bisa menggunakan Facebook Payment untuk proses transaksi. Instagram Shopping bisa jadi belum tersedia secara meluas di Indonesia. Sebab, KompasTekno juga menemukan akun yang belum kebagian fitur tersebut meskipun versi aplikasi yang digunakan sama.

Di penutupan Peter Lydian mengatakan “Kami akan terus berinovasi, kami akan terus mengembangkan fitur-fitur kami, agar dapat membantu pelaku bisnis untuk mengembangkan bisnis mereka dan memudahkan pengguna untuk menemukan,berinteraksi dengan bisnis favorit mereka di Instagram”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *