8 Perbaikan Besar yang Mungkin Penting di Genshin Impact

2 min read

Diniatkan atau tidak, Genshin Impact bisa disebut sebagai kloningan dari The Legend Of Zelda: Breath Of The Wild. Kendati demikian, ini memiliki sejumlah hal yang membuatnya menonjol dari sumber inspirasinya. Beberapa di antaranya seperti loot, mode multiplayer dan lebih dari satu karakter yang dapat dimainkan, yang notabene tidak dimiliki oleh BOTW.

Akan tetapi, terlepas dari perbedaan yang diusungnya, Genshin Impact tetaplah game yang dihuni dengan cukup banyak ‘masalah’, yang butuh perbaikan jika ingin memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pemainnya. Berikut 8 perbaikan besar yang diperlukan di Genshin Impact.

1. Waktu respons yang lambat

Yang pertama, Genshin Impact memiliki masalah besar dengan menu yang terlalu banyak. Melakukan navigasi melalui segudang menu itu bisa jadi menyebalkan, terutama dengan waktu respons yang lambat di konsol sekuat PS4.

Ini mungkin karena integrasi yang kurang begitu baik dengan internet, namun seharusnya tidak jadi masalah yang besar. Merapikan menu dan melakukan optimalisasi akan sangat membantu dalam membuat game ini lebih baik.

2. Waktu loading yang lama atau lemot

Selain waktu respons yang bisa dibilang patah-patah, waktu loading ketika fast-travel dan melompat ke sejumlah tujuan seperti home dan temple, juga tidak begitu bagus. Genshin Impact memang jauh dari yang terburuk dalam durasi waktu loading, namun lima belas hingga tiga puluh cukup menguras kesabaran pemain. Bahkan, disebut-sebut bahwa ketika pemain sering menjelajahi suatu tempat atau melakukan fast-travel, waktu loading itu akan bertambah.

3. Kustomisasi tombol

ni bukan masalah yang besar seperti dua masalah sebelumnya, namun di kala sebagian besar game memungkinkan pemain untuk kustomisasi kontrol, Genshin Impact tidak menyediakan opsi itu. Contohnya seperti tombol lingkaran untuk perintah menyerang, yang tidak dapat diubah ke tombol kotak, yang notabene terasa lebih natural bagi sebagian besar pemain. Sekali lagi, ini bukan masalah besar, namun memberikan opsi untuk kustomisasi tombol akan jadi tambahan yang luar biasa.

4. Pick-up otomatis

Pada Genshin Impact, ada banyak aktivitas mengambil yang dilakukan, mulai dari menambang biji, memanen sayuran hingga mengambil item loot yang ditinggalkan oleh para monster. Dengan banyaknya sesuatu yang harus diambil itu, sungguh disayangkan ketika mengetahui bahwa Genshin Impact tidak memberikan opsi untuk pick-up atau ambil otomatis. Mihoyo selaku developer setidaknya harus menyediakan pilihan itu, terutama bagi gamer yang tidak punya banyak waktu untuk hanya sekadar loot.

5. Tidak mengunci misi cerita

Ini juga bukan masalah yang begitu besar, namun setelah serangkaian quest yang melibatkan misi membuka empat kuil pertama, quest cerita akan terkunci. Dari sini, mayoritas quest besar akan terkunci sampai pemain mencapai Adventure Rank yang berkaitan dengan quest itu.

Ini tidak memakan waktu lama, terutama bagi pemain yang rajin. Namun, akan lebih baik jika quest cerita ini tidak dikunci, agar pemain yang hanya ingin bermain untuk menyimak cerita, tidak perlu menghabiskan waktu bermain terlalu lama.

6. Menyajikan mode co-op

Hal selanjutnya yang juga dikunci oleh Mihoyo dari Genshin Impact adalah mode co-op. Ini tidak dikunci selamanya memang, namun baru bisa dibuka atau dinikmati ketika pemain mencapai Adventure Rank 16, yang bisa memakan hingga setengah permainan. Apa yang dilakukan Mihoyo ini membingungkan karena menimbulkan pertanyaan, “mengapa memaksa pemain untuk bermain sendiri, jika bermain bersama bisa lebih menguntungkan karena dapat memikat lebih banyak pemain di awal?”

7. Membuang Paimon

Paimon pada dasarnya merupakan Navi dari Ocarina Of Time versi Genshin Impact. Yap, game ini juga terinspirasi dari seri game Zelda lainnya dan entah bagaimana ‘sukses’ mengalahkan Nintendo dalam membuat karakter pendamping yang menyebalkan.

Setelah karakter pemain bersuara di intro, di sepanjang permainan, Paimon akan menjadi ‘juru bicara’ atau yang mewakili suara karakter pemain. Bagi para pemain, ini cukup mengganggu dan banyak pemain yang mengharapkan Mihoyo mengembalikan suara karakter pemain dan membuang Paimon.

8. Menghapus subtitle

Berkaitan dengan masalah kustomisasi kontrol, hal yang perlu ditambahkan oleh Genshin Impact adalah pilihan untuk menghapus subtitle. Mengapa? sebab, subtitle pada Genshin Impact muncul di hampir setiap situasi, termasuk pada cutscene di mana karakter pemain terlibat dalam sebuah pertempuran.

Banyak pemain yang melihat kehadiran subtitle di waktu yang tidak tepat sebagai sesuatu yang mengganggu. Maka seperti banyak masalah di daftar ini, Mihoyo perlu memberikan fleksibilitas dengan menambahkan opsi.

Demikian ulasan mengenai perbaikan besar yang diperlukan di Genshin Impact. Setuju dengan ulasan di atas? atau mungkin kamu punya keluhan lain mengenai permasalahan di Genshin Impact?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »