Pengiriman Paket Masa Depan Melalui Drone dengan Amazon Prime Air

3 min read

Infotechku.com- Pandemi virus Corona benar-benar mengubah kehidupan manusia mulai dari kita berinteraksi,bekerja,menjalankan kegiatan belajar mengajar bagi para pengajar sampai titik dimana kita membutuhkan kebutuhan pokok dengan menggunakan jasa toko online dan pengiriman online.

Tidak dipungkiri, selama masa pandemi Covid 19 walaupun banyak pihak yang dirugikan tetapi tetap saja ada yang bisa meraik keuntungan, bahkan lebih dari keuntungan biasanya.

Contohnya toko-toko online karena Mall dan semacamnya dibuka di jam-jam tertentu dan orang-orang diharapkan untuk selalu stay dirumah mengakibatkan banyak orang-orang menghabiskan waktunya di Online shop, ditambah lagi dengan promo-promo menarik pengunjung yang datang akan semakin meningkat di setiap kesempatan nya.

John Bezzos Pria dibalik korporasi online store terbesar di dunia yaitu Amazon, baru saja mengumumkan mereka akan mengirimkan paket-paket untuk para pembeli menggunakan drone, ya anda tidak salah lagi mereka akan menggunakan drone untuk jasa pengiriman paketnya.

FAA atau Federal Aviation Administration  merupakan lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat. Sebagai bagian dari Kementrian Transportasi Amerika Serikat badan ini bertanggungjawab sebagai pengatur dan pengawas penerbangan sipil di Amerika Serikat (fungsinya mirip dengan Direktorat Jendral Perhubungan Udara di Indonesia), dan lembaga ini lah yang memberikan izin kepada Amazon untuk untuk meluncurkan layanan pengiriman barang atau paket melalui drone.

Dilansir dari Buisness Insider Salah satu pembicara pihak FAA menyatakan bahwa raksasa ritel online terbesar itu (Amazon) akan mendapatkan izin atau sertifikat maskapai penerbangan yang mengizinkan “sistem pesawat tak berawak,” pada 29 Agustus 2020.

Sebenarnya Proyek pengiriman melalui Drone ini sudah direncanakan lama oleh Amazon. Lebih  Tepatnya pada tahun 2013, Amazon memberikan suatu demo melalui vidio di chanel resmi youtubenya mereka, ditampilkan bahwa pengiriman paket terlaksana lebih cepat dan lebih efisien daripada jasa kurir pada umumnya.

Selain itu mereka juga mencoba layanan pengiriman ini lagi di tahun 2016, tetapi menggunakan drone yang berbeda dan muatan yang diangkat pun jauh lebih berat dibandingkan sebelumnya (Walaupun tidak terlalu berat tetapi bobotnya betambah dari percobaan paket sebelumnya di tahun 2013)

Amazon memantenkan temuannya ini dengan nama Amazon Prime Air. Bukan hanya Amazon yang menggunakan jasa pengiriman pesawat tanpa awak ini, tetapi korporat lain juga melakukan hal yang sama.

 Contohnya Google melalui produknya yaitu Google Wing yang bertujuan untuk mengirimkan paket sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas di kota-kota, dan membantu mengurangi emisi CO2 yang diakibatkan oleh pengangkutan barang melalui kendaraan berbahan bakar fossil.

Dividio yang dirilis pada tahun 2016 tersebut, Amazon menjelaskan proses dari awal pembeli membeli barang di amazon sampai barang yang dibeli tersebut sampai atau datang di lokasi si pembeli. Lokasi untuk uji coba yang diterapkan massal ini berada di Cambridge, London Inggris

Lokasi pembeli ini cukup jauh dengan Kantor Amazon Pusat, setelah pelanggan membeli barang yang dibutuhkan atau diinginkan barang tersebut langsung diterima di kantor pusat Amazon domisil Inggris.

Setelah menerima pesanan tersebut packing masih dilakukan secara manual oleh manusia, setelah selesai mereka melanjutkan prosedur pengiriman melalui drone yang sudah disediakan dan membawakan paket tersebut ke lokasi pembeli.

Drone ini bekerja secara otomatis oleh sistem berlandaskan GPS, dari mulai mereka berangkat atau take of membawa paket, terbang lalu landing di tempat yang sudah ditentukan dimana tempat tersebut adalah lokasi dari penerima paket sampai terbang dan kembali lagi ke kantor Amazon pusat drone ini benar-benar bekerja dengan sendirinya tanpa bantuan manusia.

Terbang Tinggi kelangit mencapai 400kaki Durasi yang diperlukan hanya menghabiskan waktu sekitar 30 menit dalam radius jarak sejauh 15Mils atau 8Kilogram saja dan drone tersebut juga mampu membawa paket sampai sebesar 5Pounds atau 2Kilogram.

Masalah yang berkutat dari sekitar tahun 2013-2019 adalah masalah regulasi dalam penempatan drone sebagai penganti jasa kurir konvensional, tetapi setelah mendapatkan izin pada awal Agustus sampai bulan September 2020 kemarin akhirnya FAA memberikan izin juga kepada Amazon untuk melanjutkan proyek besar ini.

“Sertifikasi ini merupakan langkah maju yang penting bagi Prime Air dan menunjukkan kepercayaan FAA pada prosedur operasi dan keselamatan Amazon untuk layanan pengiriman drone otonom yang suatu hari akan mengirimkan paket ke pelanggan kami di seluruh dunia,”

“Kami akan terus mengembangkan dan menyempurnakan teknologi kami untuk sepenuhnya mengintegrasikan pengiriman drone ke wilayah udara dan bekerja sama dengan FAA dan regulator lain di seluruh dunia untuk mewujudkan visi kami tentang pengiriman 30 menit.” kata David Carbon, VP Amazon’s Divisi Prime Air dilansir dari FoodOnDemand

Sertifikasi berarti Amazon sekarang tidak memiliki batasan pada ukuran atau cakupan operasi, dan akan memudahkan pergerakan atau mobilitas dari Amazon Prime Air itu sendiri.

Projek Amazon Prime Air  ini juga nantinya akan menghemat dana pengeluaran Amazon dalam pengirman paketnya. Amazon telah menghabiskan $ 47 miliar untuk biaya pengiriman selama empat kuartal terakhir.

 Tercatat biaya pengiriman tumbuh lebih cepat daripada pendapatan. Janji perusahaan untuk pengiriman satu hari gratis ke anggota premium tidaklah murah, dan Amazon telah berinvestasi besar-besaran ke dalam infrastruktur pengirimannya sendiri, di samping apa yang dibayarnya antara lain  UPS, FedEx , dan Layanan Pos, untuk pengiriman paket.

Faktanya, mengurangi biaya pengiriman telah lama menjadi tujuan strategis perusahaan. Dalam pengarsipan 10-Q baru-baru ini, perusahaan mengatakan, “Kami berupaya mengurangi biaya pengiriman dari waktu ke waktu sebagian melalui pencapaian volume penjualan yang lebih tinggi, mengoptimalkan jaringan pemenuhan kami, menegosiasikan persyaratan yang lebih baik dengan pemasok kami, dan mencapai efisiensi operasi yang lebih baik.

“Kami percaya bahwa menawarkan harga rendah kepada pelanggan merupakan hal mendasar bagi kesuksesan masa depan kami, dan salah satu cara kami menawarkan harga yang lebih rendah adalah melalui penawaran pengiriman. “

Penghematan biaya apa pun yang mungkin diperoleh Amazon dari pengiriman drone akan dikembalikan langsung kepada pelanggannya dalam bentuk harga yang lebih rendah, lebih banyak manfaat Perdana, atau penghematan lainnya, sehingga menciptakan siklus yang baik.

 Jika pengiriman drone menjadi kenyataan, kemungkinan besar akan menghancurkan pengecer fisik, banyak di antaranya sudah dihancurkan oleh pandemi. Jeff Bezos terkenal mengatakan lebih mudah membangun bisnis di atas apa yang tidak akan berubah di masa depan daripada apa yang akan terjadi.

Menambahkan bahwa pelanggan akan selalu menginginkan hal-hal seperti harga yang lebih murah dan pengiriman yang lebih cepat. Jika Pengiriman Drone Amazon Prime Air ini menjadi kenyataan, memiliki kekuatan untuk memberi pelanggan keduanya yaitu harga yang lebih murah dan pengiriman yang lebih cepat. (Sumber: https://www.fool.com/investing/2020/09/03/delivery-drones-could-save-amazon-billions/)

Sekian artikel kita untuk hari ini, Apabila ada kesalahan kata atau informasi kami mohon maaf. Kirimkan tanggapan,saran, dan kritik kalian di kolom komentar karena feedback dari kalian sangat membantu untuk kemajuan dari website kami.

Selalu dapatkan info menarik seputar teknologi dan semacamnya di Infotechku.com. Terimakasih sudah membaca sampai akhir, sampai bertemu di artikel berikutnya Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *