Microsoft, Mengakusisi Perusahaan Induk Betsheda Sebesar $7,5 Milliar

1 min read

Microsoft Mengakusisi Perusahaan Induk Betsheda Sebesar $7,5 Milliar – Infotechku –  terdapat kabar mengejutkan dibidang Indutri game, Senin lalu salah satu korporat tekonologi terbesar di dunia,Microsoft mengakuisisi induk perusahaan Betsheda game yaitu ZeniMax senilai $7,5 milliar.

Developer game Betsheda terkenal dengan seri game-game ikoniknya seperti Doom,Fallout, dan Elder Scrool. Pengakuisisian ini merupakan strategi investasi panjang dari Microsoft di bidang industri game.

Seperti yang kita ketahu Xbox masih terlihat di bayang-bayang Playstation dengan game-game yang ekslusif dan kualitas device hardwarenya pun mumpuni. Setelah semua proses ini rampung di paruh kedua tahun 2021. Harapanya Xbox dapat menyaingi PS5 dalam hal experience yang berbeda.

Pengakuisisan Microsoft terhadap ZeniMax media ini juga akan memberikan dampak positif yang signifikan kepada Xbox Game Pass. Layanan ini seperti Netflix dimana pelanggan akan membayar bulanan dimana kita bisa memainkan game-game melalui via cloud atau biasa yang disebut dengan Cloud gaming.

Kesepakatan dengan nilai yang cukup fantastis ini juga mengalahkan nilai pengakusisian Microsoft pada Mahjong, studio yang mengembangkan Minecraft sebesar 3x lipat. Pengakuisisian tersebut bernilai sebesar $2,5 Milliar yang dilaksanakan pada tahun 2014.

Microsoft akan meluncurkan konsol generasi berikutnya pada 10 November, dan preorderpun akan segera dibuka. Akuisisi ini juga menambah daftar total studio internal perusahaan menjadi 23, menyusul penambahan sub-studio Bethesda seperti pengembang Dishonored Arkane, studio Wolfenstein MachineGames, Doom maker id Software, dan The Evil Within studio Tango Gameworks. Namun, Microsoft mengatakan Bethesda akan mempertahankan kepemimpinannya saat ini.

“Kami masih mengerjakan game yang sama seperti yang kami lakukan kemarin, dibuat oleh studio yang sama yang telah kami kerjakan selama bertahun-tahun, dan game-game itu akan kami terbitkan,” tulis kepala pemasaran Bethesda, Pete Hines

Tapi pertanyaan selanjutnya adalah apakan dengan Microsoft mengakusisi perusahaan induk Betsheda sebesar $7,5 Milliar game-game dari Betsheda hanya akan rilis secara eksklusif di Xbox dan PC saja ? misalnnya seperti PS 5 ? Meskipun tampaknya seperti itu,setidaknya beberapa game Bethesda masih akan hadir di PlayStation di masa mendatang, bukan berarti Sony tidak akan merasakan dampak apa pun. 

Jika Sony ingin membawa game-game Betsheda ke Playstation mau tidak mau harus melalui persetujuan dan syarat-syarat dari Microsoft. Secara tidak langsung Game-game terbaru keluaran Betsheda akan rilis di Xbox dan PC lalu dikemudian hari Sony baru bisa menawarkannya di Playstation. Atau, jika Sony menolak persyaratan atau Microsoft ingin mempertahankan salah satu properti barunya untuk dirinya sendiri guna meningkatkan pembelian konsol atau layanan cloud gamingnya (Xbox Pass), Microsoft dapat memutuskan untuk meminta eksklusivitas

Akuisisi yang diusulkan tidak hanya mencakup Bethesda Game Studios, tetapi juga id Software, ZeniMax Online Studios, Arkane, MachineGames, Tango GameWorks, Alpha Dog dan studio Roudhouse. Hal ini menambah jumlah total studio Xbox internal menjadi 23. Microsoft mengumumkan akan mengambil pendekatan lepas tangan terhadap Bethesda, membiarkan kepemimpinannya tidak berubah.

Todd Howard, Chief dari Betsheda menyatakan pengakusisian ini juga berguna untuk pengembangan judul game berikutnya Starfield dan Elder Scrool IV yang menggunakan tekonologi dari konsol Xbox Serie X yang akan sudah mulai membuka Pre order. Jadi bagaiman pendapat kalian tentang Microsoft mengakusisi Induk perusahaan Betsheda sebesar $7,5 Milliar ? menurut kami keputusan tersebut adalah sebuah pilihan yang bagus dan akan mengubah industri game dengan layanan cloud gamingnya

Dilansir sumber: wangshintonpost.com;cnn.com;npr.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *