Hal-hal yang Kita Ketahui Tentang 5G dan Pekembanganya

4 min read

Infotechku.com- Sinyal 5G menjadi topik hangat yang cukup banyak dibicarakn di media sosial. Mulai dari konspirasi akan bahaya frekuensi sinyalnya yang dikatakan bisa membunuh burung-burung yang berterbangan sampai ada beberapa sumber yang mengakatan sinyal 5G juga dapat merusak sel otak kita.

         Belum lagi sempat diberitakan bahwa salah satu daerah di London Inggris mereka membakar sinyal tower 5G yang dipercaya oleh warga setempat sinyal 5G dapat mempercepat proses penyebaran virus corona, wow cukup miris dan barbarik dalam waktu yang sama dimana begitu mudahnya warga setempat mempercayai hoax dan konten-konten kosnpirasi yang berseliweran di Internet.

         Jadi apakah 5G adalah hal yang kita butuhkan atau hal yang seharusnya kita hindari ?oleh karena itu kita akan membahas lebih dalam lagi hal-hal apa saja yang berhubungan dengan generasi sinyal kelima ini.

         Sinyal mobile selalu berkembang setiap tahunnya dimulai dari dekade 90an yang dimana sinyal 2G dapat mengirimkan suara secara jarak jauh yaitu telepon diperangkat ponsel genggam sampai mengirim pesan singkat atau sms.

         Maju lagi beberapa tahun, sinyal mobile mengalami peningkatan dimana generasi ketiga atau yang bisa dikenal dengan 3G mampu melakukan transfer data yang lebih cepat hingga pengguna dapat mengakses internet dan vidio streaming, 4G datang untuk meningkatkan kualitas dari 3G kecepatan datanya berbasis 802.11b (11 mbps). Lalu awal tahun ini desas desus 5G semakin garang dikecarkan.

         Seperti namanya 5G adalah jaringan komunikasi mobile generasi kelima. Diklaim generasi kali ini akan memberikan transfer data yang lebih cepatdibandingkan generasi sebelumnya, sekaligus dapat beroprasi bukan hanya pada perangkat mobile saja tapi juga dapat diimplementasikan ke beberapa hal misal pada drone,mobil otonom,robot, bahkan pengaturan lampu lalu lintas bisa dilakukan dalam 5G.

         Perkembangannya sudah berlangsung sejak awal-awal tahun 2019 dimana empat vendor besar provider Amerika yaitu AT&AT,T-Mobile,Sprint dan verizon sudah megambil start terlebih dahulu. Produsen chipset juga menanggapi fenomena 5g ini dengan menciptakan prossesor yang dimana mampu untuk mengakses sinya 5G ini, contohnya Snapdragon di lini serinya yaitu Snapdragon 855.

Pada kuartal pertengahan 2020 sudah banyak berhadiran smartphone-smartphone 5G diantaranya OPPO A92s. Xiaomi Mi Mix 3 5G,Vivo S6 5G,Poco F2 Pro,Realme X50,Huawei P40,Xiaomi Mi 10, dan OPPO Reno3.

Kedatangan 5G juga akan memberikan efek domino dan mengubah standar dunia dalam jaringannya seperti yang dikutip dari mas Dedy Irvan dari Jagat Review. Karena dunia akan terus maju dan terus berkembang begitu juga dengan 5G dan kami akan memberikan keuntungan bila dimana kita bisa mengakses jaringan kelima tersebut.

Kecepatan

        Hal yang sudah pasti dan sudah mutlak adalah kecepatanya yang bertambah lebih cepat. Internet cepat tentunya akan sangat berguna bagi sebagian orang karena tidak bisa dipungkiri Internet sudah menjadi bagian dari hidup kita, belum lagi ditambah kita sedang menerapkan Remote Working dan Online Class karena pandemi dan dua hal tersebut butuh Internet cepat agar dapat mendukung hal-hal tersebut.

Latency

         Latency bukan berarti lambat karena susunan katanya terdapat kata “Late” nya yah, bukan Latency adalah jeda waktu yang dibutuhkan dalam pengantaran paket data dari pengirim ke penerima. Contoh sederhanaya adalah pada saat kalian bermain game online ketika kalian menekan tombol tembak atau aksi perintahnya kita untuk melakukan hal itu melalui jaringan internet.

         Hal ini juga nantinya bukan hanya ada perubahan di dunia game tetapi juga pada Drone,Korporasi Besar dan Mobil-mobil otonom yang sudah kita sebutkan tadi.

         Terobosan terbesarnya adalah pada bidang medis, yaitu dimana dokter bisa melakukan operasi melalui robot dari jarak jauh dan robot tersebut sudah ditanamkan teknologi 5G sehingga latency atau perintah untuk melakukan pergerakan robot dalam melakukan operasi yang dikendalikan dokter dari jarak jauh gap atau jeda antara perintah dan penerimanya akan berkurang,lebih persisi dan akurat.

Dari kelebihan yang sudah kita jelaskan tidak ada yang namanya sempurna begitu juga dengan 5G, bisa dibilang masalah ini minor ya tidak terlalu major juga masih bisa diatasi dengan beberapa pembaruan setiap tahunya lalu apa saja kelamahan dari 5G.

Walapun jaringan kelima ini cepat dan bandwitch nya yang besar sehingga limit kapasitas penggunjung meningkat  tetapi, jangankuannya belum begitu luas atau radarnya belum bisa menjangkau daerah yang lebih jauh sehingga jaringan 5G masih stuck di dareah metropolitan tertentu saja.

Untuk menambah radar jangkauannya juga membutuhkan tower yang lebih banyak dan dana untuk pembangunan tower-tower 5G terbilang cukup banyak menguras dana.

Tetapi hal tersebut bukan berarti menjadi penghalang dalam perkembangan 5G didunia, ya karena pada saatnya 5G bukan menjadi hal yang eksklusif lagi melainkan menjadi konsumsi umum sehingga semakin banyak pengguna semakin murah juga harganya.

Tetapi itu hanya terjadi di kota dan negara tertentu saja, eits tidak seperti itu ferguso semua memang bermula dari daerah yang diprioritaskan terlebih dahulu, dimana daerah-daerah tersebut memang memiliki kebutuhan akses internet yang lebih intens dan lebih cepat untuk mendukung aktivitas mereka entah itu di perkantoran dan korporat besar.

Tentunya nantinya akan menjamur kedaerah lainya karena pastinya ada peningkatan pengguna 5G di daerah pedesaan atau yang bukan diprioritaskan oleh sebab itu Provider akan menotice hal tersebut dan memperluas jaringannya lebih luas dan jauh lagi.

Soal frekuensi sinyalnya yang tadi disebutkan awal-awal dapat membunuh burung dan merusak sel-sel otak itu murni Hoax dan akalan para konspirasi jahil di internet, jika 5G benar-benar memiliki dampak negatif tersebut pastinya negara-negara yang mendukung dan mengembangkan 5G akan menghentikan operasinya bukan.

Dan frekuensi sinyalnya cukup aman karena dibawah frekuensi cahaya jadi ini pasti terjamin keamanannya.

Lalu bagaimana perkembangan 5G di Indonesia sendiri ? Kominfo nantinya akan memastikan kehadiran 5G di Indonesia selain karena manfaatnya yang telah diberikan tetapi terdapat sedikit kendala dilansir dari CNN indonesia pada tanggal 21 Agustus 2020 lalu.

Keminfo menyatakan jaringan 5G di Indonesia masih bermasalah  pada frekuensi mid layer dan low layernya. Low layer sendiri memiliki tiga frekuensi yaitu 700, 800, dan 900. Sementara middle layer berada di frekuensi 1800, 2100, dan 2300.

“Di Indonesia punya kendala terutama di low layer dan middle layer. Misalnya di bandwidth 700 ini digunakan oleh broadcasting operator untuk menyalurkan saluran televisi,

Kita butuh frekuensi 700. Oleh karena itu dilakukan proses yang dinamakan Analog Switch Off yang sekarang sedang di proses legislasi atau aturan undang-undang agar 700 ini bisa dimanfaatkan,” tutur Ismail Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI).

         Jadi kita harapkan masalah ini cepat diselasaikan oleh pemerintah agar para rakyatnya dapat menikmati kecanggihan,keefesien dari teknologi 5G ini.

Sekian artikel kita untuk hari ini, Apabila ada kesalahan kata atau informasi kami mohon maaf. Kirimkan tanggapan,saran, dan kritik kalian di kolom komentar karena feedback dari kalian sangat membantu untuk kemajuan dari website kami.

Selalu dapatkan info menarik seputar teknologi dan semacamnya di Infotechku.com. Terimakasih sudah membaca sampai akhir, sampai bertemu di artikel berikutnya Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *