Cahaya Surya yang menghasilkan Energi Listrik

2 min read

 Cahaya Surya yang menghasilkan Energi Listrik

    Di dalam kehidupan sehari hari Energi listrik sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan alat dan benda elektronik yang berada di rumah kita. Semakin banyaknya alat elektronik yang kita punya di rumah kita memperlukan banyak pasokan energi listrik. Dengan begitu Pasokan energi listrik menjadi bertambah dengan begitu pula biaya untuk membayar Energi listrik tersebut menjadi membengkak. Untuk mengatasi masalah tersebut, kita harus membuat atau menghasilkan energi listrik yang tidak hanya berasal dari PLN (Perusahan Listrik Negara). Salah satunya dengan cara mengubah sesuatu menjadi energi listrik. Hal ini di terapkan terhadap suatu benda teknologi yang bernama Panel Surya.  

    Di beberapa negara Panel Surya ini sudah banyak di terapkan para warga apa lagi di daerah pemukiman dan perkantoran besar. Sebenarnya panel surya ini sudah ada sejak aba ke-18, tepatnya pada tahun 1839 seorang ahli fisika asal Perancis yang bernama Alexandre Edmund Becquerel dia adalah orang yang pertama kali mencetuskan Teknologi Panel Surya. 

    Panel Surya pada dasarnya berfungsi untuk mengubah enegi cahaya matahari menjadi energy listrik dengan menggunakan prinsip yang disebut efek photovoltaic. Energi yang dihasilan oleh panel surya ini pun tidak langsung digunakan melainkan ini energinya masuk kedalam sebuah baterai dahulu. Cara kerja sistem panel bertenaga matahari ini pun tetap berjalan meski keadaan sore,malam, dan hujan sekalipun karena ada bantuan baterai tersebut.

    Karena panel surya terintegrasi ke panel listrik rumah dengan adanya kabel yang menyambungkan ke panel surya, otomatis ketika ada konsumsi listrik dari barang elektronik, misalnya nyalain TV, atau AC, maka tenaga listrik diambil dari panel surya dulu. Kalau supply dari panel surya tidak cukup baru yang diambil dari listrik PLN. Dengan cara kerja yang paralel dengan listrik PLN. Jika supply dari panel surya melebihi konsumsi listrik, tagihan listrik bisa dijual kembali ke PLN. Yaitu dengan cara meteran diganti jadi meteran ekspor impor. Fungsinya untuk mencatat berapa listrik yang dibeli, berapa listrik yang dijual, dan yang dibayarkan hanya selisihnya.

    Selain menghemat tagihan listrik panel surya pun ramah lingkungan dengan menggunakan sistem pembangikit listrik yang menggunakan tenaga surya, pengguna panel surya turut berperan dalam menjaga kelestarian alam. Energi surya adalah sumber energi yang ramah lingkungan dan terus tersedia di alam. Apa lagi di negara kita ya itu Indonesia. Cuaca disini sangatlah mendukung dengan menggunakan panel surya karna sinar matahari yang tinggi dapat sangat sekali di manfaatkan.

    Memasang panel surya pun tidak asal asalan. Karena jika terjadi kesalahan maka bisa menyebabkan kejadian yang tidak di ingin kan. Maka sebaiknya kita menyerahkan seluruh pemasangan kepada orang profesional yang paham dan mengerti cara pemasangan panel surya. 

    Panel surya pun juga harus memiliki surat perizinan. Pemerintah juga telah mengatur perizinan pemasangan panel solar. Berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2019, berikut ini poin-poin seputar perizinan PLTS atap.

    1.Bagi masyarakat yang akan memasang panel listrik surya hingga sebesar 500 kilovolt ampere (kVA), tidak perlu mengajukan izin pemanfaatan. Namun, jika lebih dari 500 kVA, Anda perlu mengantongi izin operasi.

    2.Masyarakat yang akan mengurus perizinan pemasangan panel solar perlu melengkapi persyaratan administrasi dan persyaratan teknis.

    3.Pemerintah akan mengecek untuk mengetahui pelanggan yang memenuhi persyaratan, seperti kepemilikan hasil uji pabrikan, sertifikat produk, atau dokumen standar keselamatan produk yang setara. Jika semua telah terpenuhi, pelanggan akan dinyatakan telah memenuhi kewajiban Sertifikasi Laik Operasi (SLO).

    4.SLO diterbitkan Lembaga Inspeksi Teknis (LIT) yang akan dipublikasikan pada laman Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan PT PLN. Sedangkan izin operasi diberikan oleh Menteri ESDM atau gubernur sesuai dengan kewenangannya

    5.Pelanggan wajib menyampaikan laporan sebanyak satu kali kepada Kementerian ESDM sebelum melakukan usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri. Hal ini dilakukan untuk pendataan.

    Terimakasih sudah membaca artikel kami apabila ada kesalahan kata atau informasi kalian bisa menyampaikannya di kolom komentar karena kritik saran dan feedback kalian sangat berarti untuk kami. Selalu update untuk informasi teknologi terbaru di infotechku.com . Sekian dari saya terima kasih sampai berjumpa kembali.

Sepuluh Game yang Tidak Akan Sama Tanpa Devil…

    Devil May Cry dirilis pada tahun 2001. Itu 19 tahun berlalu. Apa yang dimulai sebagai inkarnasi asli Resident Evil 4 berubah menjadi franchise...
adnin adnin
4 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *