Sejarah Perkembangan Teknologi Transmisi Kendaraan

3 min read

 Sejarah Perkembangan Teknologi Transmisi Kendaraan

Pengertian Transmisi, Tipe, Fungsi, dan Komponennya | Otoflik


        Seiring perkembangan teknologi pada kendaraan mobil dan motor, maka berkembang juga transmisi yang menunjang performa yang semakin membaik pada setiap model mobil dan motor buatan di jaman sekarang ini. Di kendaraan mobil dan motor sudah pasti dalam komponen mesinnya di lengkapi dengan sistem transmisi. Dimana sistem ini di gunakan untuk mengatur perpindahan gigi dan memberikan torsi. Transmisi memang sangat berpengaruh terhadap mesin. Jika tidak ada transmisi mesin tidak akan bisa menyalurkan tenaganya ke deferensial dan berakhir di ban. 

        Awal munculnya transmisi ialah transmisi manual yang menggunakan clutch/kopling. Serta perpindahan gigi yang di operasikan dengan tangan pada mobil atau kaki pada sepeda motor. Sebenarnya transmisi manual ini telah ada sejak lama. Lebih tepatnya transmisi manual ini telah ada sejak tahun 1894 di buat oleh Louis-Rene Panhard dan Emile Levassor di Prancis dengan menggunakan transmisi 3 percepatan.

Oper Gigi Loncat-Loncat, Bolehkah? - Otomotif Liputan6.com

        Perkembangan transmisi ini terus berlanjut hingga pada tahun 1989. Di tahun Louis Relnault menghanti potos penggerak dan menambahkan garden untuk penggerak roda belakang meningkatkan kinerja transmisi manual.Setelah itu di tahun 1928 Cadillac mengenalkan transmisi manual yang sesungguhnya dan akhirnya terciptalah transmisi manual yang sesungguhnya. Transmisi manual pun ciri tersendiri. Dalam transmisi ini terdapat Synchromesh yang berfungsi untuk menyamakan putaran antar gigi yang akan disambungkan. Susunan Gigi percepatan pun berbeda beda tergantung digunakan di suatu kawasan. Pada transmisi manual ini memiliki pola ‘H’ alias ‘H’ pattern. Mobil milik Eropa biasa agak berbeda dengan mobil milik Asia.

        Beralih dari Transmisi Manual ke Transmisi otomatis. Pada dasarnya kendaraan roda empat maupun roda dua itu memiliki 2 jenis transmisi yaitu Transmisi Manual dan Transmisi Matic. Semakin berkembangnya teknologi transmisi akhirnya telah muncul juga tipe transmisi lain yaitu transmisi otomatis atau yang biasa di sebut automatic. Pada tahun 1904 saudara laki laki Sturtevant di Bostom,Amerika mengembangkan transmisi yang bisa di sebut automatic yang memiliki 2 percepatan . 

Pelajari Fungsi Tuas Transmisi Mobil Matik

        Perkembangan pun terus terjadi. Tahun 1934 perkembangan dilakukan Reo Self-Shifter, pada 1937 Oldsmbile mulai mengembangkan transmisi semi automatic 4 percepatan yang dapat disebut dengan “Automatic Safety Transmission”. Pada dasarnya transmisi ini pun tidak sepenuhnya otomatis melainkan masih memiliki percepatan pada mobil dan pada motor yang di jalankan oleh cvt. Transmisi ini pun memiliki ciri yang agak unik pada tuas porsenelingnya. Umumnya ada 4 percepatan yaitu N, R, P, D123. Di Percepatan D ini juga hampir mirip dengan transmisi manual bisa berfungsi saat tanjakan dan jalan yang lurus, maka darit itu ini di sebut semi automatic. Jika N untuk netral, P untuk posisi parker, dan R digunakan untuk mundur mobil. 

        Di zaman dahulu hampir semua mobil dan motor menggunakan transmisi manual dan seiring berjalannya waktu transmisi manual ini berkembang semakin membaik. Cara mekanisme kerjanya pun semakin efisien dan semakin canggih. Contohnya adalah Transmisi manual dengan Sequential Gearbox. Jenis transmisi ini umumnya di gunakan kendaraan bermotor dan mobil balap. Dimana cara kerjanya ini perpindahan gigi tidak bisa di akses langsung ke gigi tertentu. Mobil yang menggunakan transmisi ini biasanya membutuhkan perpindahan gigi yang sangat cepat. Terlebih lagi Sequential Gearbox ini tidak harus menekan kopling saat memindahkan gigi. Pola yang digunakan pun pada Sequential Gearbox berbentuk ‘I’ atau segaris. 

Quaife - QBE69G 6-Speed Sequential Gearbox (Nissan 350Z)

        Jika transmisi pada motor tadinya hanya memiliki transmisi manual sama seperti mobil. Transmisi manual di motor hampir sama dengan jenis Sequential Gearbox, tetapi pada motor perkembangan transmisinya berbeda. Jika pada motor perkembangan transmisi yang di hasilkan ialah transmisi dengan teknologi Quickshifter. Quickshifter ini fungsinya untuk mempercepat perpindahan gigi tanpa harus menarik kopling dan mendapat tenaga secara terus menerus tanpa jeda yang lama pada motor. Teknologi ini akan berfungsi pada saat Rpm menunjukan di angka 3000 rpm. Quickshifter ini banyak diaplikasikan di ajang balap motor. Selain digunakan di ajang balap teknologi ini juga baik untuk motor yang digunakan secara harian. 

        Perkembangan pada transmisi automatic pun tidak kalah dengan manual. Trasnmisi automatic sejauh ini telah mengembangkan teknologi yang terbaru dan hampir diterapkan di setiap mobil adalah transmisi triptonic. Sebagian besar pengendara mungkin masih asing dengan teknologi transmisi ini. Transmisi ini  merupakan gabungan antara trasmisi manual dan transmisi matic atau otomatis. Secara sederhana artinya seorang pengendara dapat merasakan sensai transmisi manual dan bisa juga merasakan sensasi transmisi matic. 

Beda Dual Clutch dan Triptonic

        Pada awalnya transmisi ini di perkenalkan ada mobil yang berasal dari benua eropa seperti Lamborghini, Land Rover, Porsche, dan Volkswagen. Tetapi teknologi ini sudah merambah ke negara negara di Asia. Teknologi ini mempunyai kelebihan yang sangat baik. Mobil yang memilki transmisi triptonic ini memiliki akselerasi yang hampir serupa dengan mobil bertransmisi manual. Kelebihan yang di miliki teknologi ini adalah transmisi triptonic ini sudah terkomputerisasi dengan baik. Jadi, pengumid bisa menggunakan mode manual dengan memindahkan gigi sendiri atau dapat menjadi mobil matic secara total. Semua kelebihan pasti mempunyai kekurangan,kekurangan dari transmisi triptonic ini adalah tidak bisa dioptimalkan tenaganya oleh pengguna, rasanya akan jadi percuma alias mubazir.

        Penggunaan transmisi triptonic ini pun tidak boleh asal asalan. Setidaknya harus mengerti keadaan di jalan dan paham harus mengarahkan transmisi ke mode manual atau matic. Contohlah pada saat di jalanan yang macet parah seperti di DKI Jakarta kita bisa pindah ke mode manual karena dan menggunakan gigi 1 untuk menghemat bahan bakar. Selain harus mengerti kondisi jalan, kita harus mengerti kondisi mesin dan cvt harus benar benar sehat agar saat berkendaraan kita bisa menggunakan mesin dengan maksimal. Di saat penggunaan mesin secara terus menerus penggantian oli pun harus teratur agar keoptimalan mesin tetap terjaga dan tidak panas.

        Transmisi mesin memang sangatlah penting karena jika tidak ada ini tenaga yang dimiliki mesin tidak bisa sampai ke deferensial. Transmisi mesin pun mempunyai 2 pilihan yang itu sudah sangatlah mencukupi  bagi para penggemar otomotif. Transmisi manual maupun otomatis mempunyai kelebihan masing masing dan kekurangannya. Dari sejarah transmisi mesin pun dari masing masing sudah berbeda. 

        Semoga kedepannya transmisi mesin baik mobil maupun motor semakin membaik dan efiesien. Walaupun semakin canggih nantinya yang di harapkan tetap di terapkan di mobil dan motor yang merakyat, sehingga seluruh orang bisa merasakan betapa canggihnya teknologi di bidang otomotif ini.

        Terimakasih sudah membaca artikel kami apabila ada kesalahan kata atau informasi kalian bisa menyampaikannya di kolom komentar karena kritik saran dan feedback kalian sangat berarti untuk kami. Selalu update untuk informasi teknologi terbaru di infotechku.com . Sekian dari saya terima kasih sampai berjumpa kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *