Sebelum Musik Streaming Ada, Walkman adalah Rajanya

3 min read

Sebelum Musik Streaming Ada, Walkman adalah Rajanya

Throwback Thursday to an '80s Cultural icon: SONY Walkman – Fan ...

  Layanan musik apa yang  sering  kalian dengarkan ?Spotify,Joox,Soundcloud,Weezer,Bandcamp ? atau bahkan Itunes, kalo kalian menikmati layana streaming musik dari Apple ini pasti kalian adalah orang yang memiliki banyak uang. Atau diantara kalian masih ada yang mendownload lagu secara illegal di Internet terutama situs-situs seperti Stafabands,Planet lagu dan sebagainya jika masih melakukan hal tersebut sebaiknya hentikan, disamping melanggar hakcipta bisa saja situs yang kalian kunjungi terdapat malware atau virus yang berbahaya bagi perangkat kesayangan. Berbicara tentang musik, musik selalu berkembang setiap waktunya dan cara menikmatinyapun ikut berkembang juga dari pertunjukan langsung dipanggung sampe mendengarnya melalui perangkat dan disambungkan dengan earphone, yah sudah kalian berada di dalam dunia kalian sendiri berisi dengan lantunan lagu yang sekiranya menggambarkan nuansa dan memori yang telah dilalui bisa dibilang ini adalah soundtrack kehidupanmu

Earphone,perangkat pemutar musik, dan ikon budaya populer bisa kalian temukan di Walkman. Salah satu inovasi yang mengubah dunia dalam cara menikmati musik  ini berasal dari pabrik kenamaan Sony yang berasal dari Jepang lalu bagaimana datangnya ide brilian seperti ini muncul ? maka dari itu ikutlah kami menuju ruang waktu dan mengikuti perkembangan Walkman dari masa kejayaannya sampai dimasa di mana hidup tak mau mati pun enggan.

Age UK Croydon on Twitter: "At 58, Sony chairman Akio Morita ...
Tambahkan teks

Semua berawal dari Masaru Ibuka salah satu pendiri dari Sony Corporation yang dikhususkan untuk memproduksi barang-barang elektronik. Bisa dibilang Masaru Ibuka adalah seorang yang menyukai musik khususnya musik-musik opera. Karena kecintaanya akan  musik opera dia harus selalu mendengarkan musik-musik tersebut dimana saja dan kapan saja sampai akhirnya dia membawa pemutar tape Sony TC D5M hanya untuk memutar tape musik kesukaanya. Walaupun sebenarnya TC D5M bukanlah perangkat untuk mendengarkan musik tetapi lebih dikhususkan untuk merekam dan  memutar rekaman interview yang sering digunakan oleh para juranalis saat itu. Setelah perangkat yang dia pakai itu dirasa berat dan merepotkan Ibuka mempunyai ide bagaimana jadinya jika dia menciptakan sebuah perangkat pemutar musik yang bisa dibawa dimana saja dan kapan saja, maka dari situlah Walkman lahir.

Walkman | Nostalgia Central

Setelah memikirkan hal tersebut matang-matang akhirnya Masaru Ibuka menyuruh Norio Ohga dan Nobutoshi Kihara  untuk membuat sebuah perangakat yang lebih kecil dan lebih portabel lagi dari TC D5M dengan melepas sebagian hardware atau fungsi perekam dari TC D5M dan memfokuskan pada bagian pemutar kasetnya saja.

Sony TC-D5M Analog Audiocassette Recorder - Transom
TC D5M

Dalam awal peluncurannya terdapat beberapa sedikit kendala karena banyak yang menganggap skeptis dari Walkman ini, apakah benda ini akan berat dan merepotkan pengguna dan ditambah dengan belum familiarnya penggunaan Headphone diluar ruangan, tetapi itu semua bisa ditepis dengan Iklan atau sponsor yang Sony luncurkan sekitar tahun 70-80an dimana mereka menggaet artis-artis muda untuk memperkenalkan produk baru tersebut, di iklan tersebut sony menampilkan para pemuda menggunakan Walkman dipinggir jalan dengan senyuman yang sangat bahagia dan melabeli iklan promosi walkman tersebut dengan “Theres Revolution In The Streets” dan secara resmi Walkman diperjuabelikan dipasar pada tahun 1979 seharga ¥33,000.

The original Sony walkman. : nostalgia
Walkman TPS L-2


    Pada awal tahun 80an Sony akhirnya merilis Walkman dengan nama model TPS L-2 dipasar Amerika dan bisa dibilang berhasil dengan menjual 30.000 unit di bulan pertama semenjak perilisan melampaui taget yang hanya berkisar 5.000 unit saja. Sebelum kedatangan Walkman pada saat itu remaja Amerika menggunakan Boombox atau sebuah pemutar kaset dan radio berukuran besar dengan bobot yang berat dan sering diletakan diatas bahu pengguna, namun setelah kedatangan Walkman Boombox kehilangan pesona dan popularitasnya. Walkman telah mengubah semuanya bukan hanya saja untuk menikmati musik tetapi juga sebagai trend fashion yang sangat hits, mungkin pada saat itu jika belum mempunyai Walkman maka kamu bukan anak yang keren.

Bukan hanya menggantikan kepopularitas Boombox dalam menikmati musik Walkman juga menjadi alasan penjualan kaset pita bisa melampui penjualan kaset vinyl ditahun 80an karena untuk memutar musik di Walkman kalian diharuskan untuk menggunakan kaset pita.

ION Audio Street Rocker STREET ROCKER - 80S STYLE BOOMBOX B&H
Tambahkan teks

Untuk fitur dari generasi pertama Walkman yaitu tombol play,pause,previous, dan next juga ada beberapa cerita menarik dari fitur dual audio jack dan tombol hotlines, untuk Fitur Dual Audio Jack ini dikembangkan karena tertutupnya penggunaan Walkman untuk satu orang saja dan membuat stereotype anti sosial karena pengguna tersebut hanya menikmati lagu nya dengan dirinya sendiri oleh karena itu Sony menciptakan dual audio jack untuk menghilangkan stereotype tersebut dan untuk fitur hotlines sendiri bekerja seperti peredam suara ketika seseorang ingin berbicara dengan kita misal, jika kamu sedang menikmati musik dengan Walkman mu ada seseorang yang ingin berbicara sebentar dengan mu maka kamu bisa menekan tombol Hotlines dan akan merendahkan suara musik yang diputar tetapi masih musik masih berlanjut selama kamu menekan tombol tersebut tidak sama seperti tombol pause dimana kamu menjeda musik yang sedang dimainkan

T ahun 80an juga tahun-tahun dimana jogging sedang naik-naiknya di Amerika, maka dari itu Walkman merilis Walkman Sports yang dikhususkan untuk pengguna yang bergerak aktif. Mixtape juga muncul karena ektetensi dari Walkman di mana pada masa-masa tersebut belum ada playlist digital Mixtape bisa mengantikannya dengan merekam lagu yang ada diradio atau kaset pita lalu memasukannya di kaset pita yang masih kosong dan jadilah mixtape. Pada masa itu banyak orang saling bertukar mixtape miliknya dengan teman-temanya bahkan mixtape ini juga bisa dijadikan senjata untuk mengungkapkan isi hati kepada gebetan dengan lagu-lagu romantis yang berada di mixtape tersebut.

Vintage Sony Walkman Sport | Sony walkman, Walkman, Sony
Pink Cassette Mix Tape Greeting Card for Sale by Allan Swart

Walkman masih duduk santai di singgasanaya sampai pada akhir 90an dan awal 2000an dimana kaset pita mulai tergerus oleh penggunaan CD (Compac Disk) yang dinilai memiliki kualitas suara yang lebih baik lagi atau HI-FI dibandingkan kaset pits  tidak mau kalah akhinya Walkman meluncurkan versi terbarunya yang bisa memutar cd tetapi itu dilakukan hanya untuk pertahanan saja. Kesuksesan Walkman benar-benar dipukul ketika Steve Jobs merilis Ipod pada tahun 2001. Kemunculan Ipod benar-benar membuat pondasi Walkman dipasaran hancur dengan inovasinya Ipod yaitu pemutar musik digital dimana pengguna bisa menikmati musik hanya dengan mendownloadnya tanpa pergi keluar rumah untuk membelinya dan memberikan kesan bahwa Walkman sudah kuno dan bukan eranya lagi. Sony sempat merilis ponsel yang ditanami Walkman tapi masih saja belum bisa mengalahkan Ipod. Walkman sekarang berada di masa hidup tak mau mati pun enggan jika kalian mencari Walkman di toko-toko online dan offline mereka masih ada dan mereka masih produksi tetapi harga yang dipatok cukup tinggi hanya untuk sebuah mp3 player tapi itu akan beda ccerita lagi jika para Audiophile yang menanggapinya karena disamping harga yang tinngi Walkman tetap memberikan kualitas yang terbaik.

Apple's iPod was created in just one year, according to the ...
Tambahkan teks


    Dari kisah Walkman tersebut menunjukan bahwa kita harus selalu berinovasi dan selalu beradaptasi dengan lingkungan sekitar Sekian artikel kali ini apabila ada kesalahan kata dan info kami mohon maaf sebesar-besarnya kami selalu membuka kritik dan saran dari kalian karena hal tersebut sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi selalu ikuti terus info seputar teknologi di infotechku sampai jumpa pada artkel berikutnya Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *