Internet Explorer Akan Berhenti Beroperasi Pada Tanggal 17 Agustus 2021

1 min read

Infotechku.com- Sudah 25 tahun Internet Explorer berada di perangkat Windows kita, karena browser Internet Explorer merupakan salah satu program dari Microsoft yang pertama kali muncul di series Windows 95.

         Selama periode antara 90an dan awal 2010an Internet Explore cukup mendominasi pangsa browser walaupun browser Opera juka dirilis pada tahun yang sama dengan Internet Explorer yaitu tahun 1995, kelihatanya bukan lah saingan yang berat untuk Internet Explore hadapi karena masih menjadi primadona kebanyakan orang.

         Ancaman mulai dirasa pada saat Firefox dirilis pada tanggal 23 September 2003, dua orang yang bertanggungjawab atas ancaman ini adalah CO Founder dari Firefox yaitu Blake Ross dan rekannya yaitu Joe Hewwit dan Dave Hyatt.  Ditambah lagi pada tanggal 2 September 2008 Google resmi merilis browser andalan mereka yaitu Google Chrome, benar-benar menumbangkan ekstetensi dari Internet Explorer sendiri.

         Internet Explorer sendiri juga bisa dibilang dibenci kebanyakan orang, karena minim fitur dan inovasi ditambah lagi dengan kecapatan internetnys pada  saat kita berselencar di perambah ini yang sangat-sangat lambat menimbulkan orang-orang untuk berpaling dan pindah ke browser yang kecepatan nya lebih stabil.

         Semenjak ada kehadiran Google Chrome pula, Internet Explorer yang sudah ditanam di perangkat laptop atau PC kita hanya digunakan untuk mendownload browser tersebut dibandingkan menggunakan nya sebagai browser utama. Karena Google Chrome sendiri bisa dibilang lebih stabil dan pastinya lebih cepat.

         Tetapi entah kenapa Microsoft masih terus mendukung pelayanan Internet Explorer tersebut sampai pada akhirnya mereka, Microsoft Team Web mengumumkan untuk berhenti dan tidak akan lagi mendukung Internet Explorer 11 pada tanggal 17 Agustus kemarin.

         Awal dari berhentinya dukungan untuk Internet Explorer adalah Microsoft Team disusul juga dengan Microsoft Office 365,Outlook dan One Drive tidak bisa lagi diakses secara online  melalui browser tersebut.

Pemberhentianya pun dilakukan secara bertahap pertama pemberhentian fitur yang kita sebutkan tadi akan diberlakukan pada tanggal 30 November 2020, dan sampai pada puncaknya di tahun depan.

Langkah  bertahap ini dilakukan oleh Microsoft karena diluar sana masih juga ada yang menggunakan Internet Explorer sebagai browser utamanya, khususnya IT Office World, para pebisnis, penyedia layanan kesehatan dan agensi pemerintahan masih menggunakan Internet Explorer. Hal Ini disebabkan beberapa aplikasi dan sistem yang digunakan organisasi tersebut hanya bisa dilalui oleh browser ini, dilansir dari Pcmag.com

Sebagai hasilnya Microsoft menyarankan untuk berpindah ke browser lain yang sedang dikembangkan oleh Microsoft sendiri, yaitu Microsoft Edge yang dulunya bernama Internet Edge.

Namun, Microsoft tidak sepenuhnya meninggalkan Internet Explorer 11 (setidaknya belum). Perusahaan berencana mendorong pembaruan untuk browser lama untuk pelanggan di Windows 10 hingga 2025, menurut timeline Microsoft’s Product Lifecycle.

 “Kami ingin memperjelas bahwa IE 11 tidak akan hilang dan bahwa aplikasi dan investasi IE 11 milik pelanggan kami akan terus berfungsi, ”perusahaan menambahkan. “Pelanggan telah melakukan investasi penting bagi bisnis di aplikasi lama IE 11 dan kami menghargai bahwa aplikasi tersebut masih berfungsi.” Jelas pihak Microsoft

Microsoft Edge sendiri pastinya lebih canggih dibandingkan dengan Internet Explorer karena penggunaan mesin pencariannya yang beda dimana Microsoft Edge menggunakan mesin pencarian Chromium open source software yang dikembangkan oleh Google untuk Google Chrome.

Menggunakan code yang ada di Chromium, browser yang satu ini akan mendapatkan fitur – fitur yang lebih banyak dan lebih canggih dibandingkan dengan fitur yang ada di Internet Explorer sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *