Adobe Flash Player Pamit Pulang Akhir Tahun 2020

3 min read

Adobe Flash Player Pamit Pulang Akhir Tahun 2020

Adobe Flash Player Pamit Pulang Akhir Tahun 2020

Adobe Releases Flash Player 28.0.0.137

    Banyak hal yang sekiranya anda lihat saat berselancar didunia maya entah itu konten,iklan,domain dan sebagainya pastinya ada saja terlintas Adobe Flash Player, yah Adobe Flash Player adalah suatu wadah di web internet untuk menampilkan media entertaiment seperti vidio,gif,animasi, bahkan games sekalipun. Namun seiring waktu ektetensi dari software ini dari tahun ke tahun kian meredup dimulai dari isu keamanan sampai pengembang yang keliatan acuh tak acuh dalam menangani kasus ini menambah Adobe Flash Player mendekati ujung mautnya,lalu bagaimana sofwate yang besar ini bisa menemui akhirnya setelah bertahan selama 20 tahun.         Sebenarnya mereka sudah membuat desas-desus bahwa Adobe Flash Player akan meninggalkan sarangnya sampai akhirnya dibuat keputusan resmi pada awal tahun 2020 bahwa Adobe sekaligus pemegang Flash Player menyatakan bahwa mereka akan mematikan Adobe Flash Player pada tanggal 31 Desember 2020 selama menuggu waktu tersebut pengguna dihimbau untuk menguninstall software tersebut dari berbagai device dan segera untuk mencari alternative lain walaupun update masih sempat diberikan sampai tanggal EOL (End Of Life) tiba. Oleh karena itu mari kita ulas tentang Kejayaan dan Kejatuhan dari Adobe Flash Player.

    Semua berawal dari seorang pria yang bernama Jonthan Gay yah “Gay” adalah nama terakhirnya. Gay sudah mendambakan ingin menciptakan hal yang sekiranya inovatif dan belum pernah terpikirkan pada masa seperti itu. Pada tahun 1992 dia meminta bantuan kepada mantan bos sekaligus temanya yaitu Charlie Jackson untuk membuat sesuatu software desain dan gambar vektor. Charlie dikenal dengan ciptaanya yaitu, Sillicon Beach Software yang berfokus pada pembuatan games dan media kreatif namun, akhirnya menjualnya kepada Aldus Corporation. Selama menunggu pembayaran selesai akhirnya mereka berdua mendirikan Future Wave dan menciptakan Smart Sketch. Tidak hanya Gay dan Jackson Michelle Wells dan Robert Tatsumi juga membantu dalam merealisasikan impian Gay dalam membuat software ini.

Great Technology Inventors Who Changed The World Forever ...

    Tetapi menghasilkan karya kreatif juga butuh suatu penghasilan,  maka dari itu mereka mulai menawarkan produk mereka kepada merk-merk ternama salah satunya pada saat itu sekitar tahun 1995 Adobe berniat untuk mengakusisi Smartsketch tersebut, tetapi keliahatanya hal ini tidak berjalan dengan baik. Terdapat beberapa ketidaksetujuan  dianatara keduabelahpihak mengakibatkan tidak adanya persetujuan Adobe untuk mengakuisisi Smartsketch tetapi, disisi baiknya mereka dikasih perhatian oleh Microsoft dengan membeli  sebagiannya untuk web browser MSN.
    Kabar gembira akhirnya datang, Micromedia mau mengkuisisi Future Wave dan menggantikan SmartSketch menjadi FutureFlash dan menjadikanya lebih sederhana lagi dengan membuat kata depannya yang menyisahkan kata flash saja. Setelah beberapa bulan Macromedia meluncurkan Flash 2 yang diperbarui dengan fitur seperti sinkronasi audio,impor photo dan auto tracing gambar biasa menjadi gambar vektor. Bergabungnya Gay dengan Micromedia adalah keputusan terbaik dalam hidupnya dan keputusan dengan timing yang paling pas, karena pada dekade 90an internet sudah mulai menjalar kemana-mana dan dengan bantuan flash player ini pengguna dapat menyalurkan kreativitasnya kedalam web internet.

Macromedia Flash 4.0 | Web Design Museum

    Pada akhir 90an dan awal 2000an menjadi Glory Time dari Flash Player, karena standar web pada saat itu harus menggunakan Flash Player. Dampak positif tersebut dirasakan oleh salah satu penggunanya yaitu Tom Fulp. Ia adalah seorang dibalik situs yang dulu cukup fenomenal pada saat itu yaitu Newground. Situs yang berisi tentang guyonan yang bisa dibilang tidak bisa diterima semua orang tetapi mungin sangat diterima di Internet karena jokes-jokes nya bisa dibilang taboo dan sensitif tetapi, selalu ada saja pengunjung yang mengunjungi web tersebut dan palah semakin bertambah sampai 18juta pengunjung. Bukan hanya software yang menyediakan media kreatif saja seperti membuat desain,gif dan vektor tetapi juga Tom Fulp juga membuat game berbasis flash dan menaruhnya juga di Newgrounds, bukan hanya Newgrounds masih ada lagi web yang merasakan keajaiban dari flash ini yaitu Kantai Collection, Kongregate,Addicting Games, dan Adult Swim juga mendapatkan kunjugan web sejumlah jutaan pengunjung . Inovasi tidak berhenti sampai situ saja Gay ingin menambahkan fitur lainya dengan vidio web diamana pengguna bisa mengupload vidio-vidio amatir mereka ke internet, bahkan Youtube menggunakan flassh player ini pada tahun 2005 sampai akhirnya menggunakan miliknya sendiri pada di tahun 2015. 

Adobe 01 Logo PNG Transparent & SVG Vector - Freebie Supply

    Tidak ada petir tidak ada badai tiba-tiba Adobe membeli Flash Player dan bukan hanya flash palyer saja yang pada saat itu dimiliki oleh Macromedia Adobe membeli semuanya. Setelah hiatus tidak ada kabar setelah penawaran pertama yang sudah berlangsung selama 10 tahun akhirnya Flash Player resmi dimiliki oleh Adobe dan berubah nama menjadi Adobe Flash Player. Bisa dibilang setelah berpindah naungan di Adobe, Flash player mulai diterjang oleh para kompotitor baru seperti HTML5,CCS3,WEBGL,WEBASSEMBLY menekan ektetensi Flash Player dalam ranah standar web internet, dan satu lagi masalah yang menjekelan dari Flash Player ini adalah ringkihnya di sektor keamanan menjadi sarang bagi para Black Hat (peretas yang memeras pengguna internet), virus, dan juga malware yang berbahaya pengguna. Dua masalah tersebut sudah membuat Flash Player Goyah ditambah lagi dengan pernyataan Steve Jobs yang sangat berani tentang Flash Player ini kembali di waktu 2010    Steve Jobs mengatakan Flash Player tidak cocok dengan ekosistem Iphone dan Apple sebagainya karena sering ditemukanya crash, performa yang tidak optimal,lagi-lagi masalah keamanan dan flash player yang sangat menguras daya tahan batre. Ditambah lagi dengan respon yang lambat dari Adobe dalam masalah ini menambah hancurnya kredibilitas Flash Player yang telah susah payah dibangun bertahun-tahun. Catatan terakhir menyebutkan pada akhir tahun 2014 pengguna Flash Player berkurang sebanyak 80% dan hanya menyisahkan 8% pengguna di awal tahun 2018.

Steve Jobs - Wikipedia

    Setelah Semua  problematika yang dialami Flash Player saat diakusisi oleh Adobe,keamanan yang buruk,update pop up yang menggangu dan ditambah  pernyataan melekit dari Steve Jobs  menambah keterpurukan dari Flash Player itu sendiri, walaupun begitu setidaknya Gay telah menciptakan sejarah dalam dunia internet dan kita patut untuk mengaspresiasi hasil kerja kerasnya. Karena dialah salah satu orag yang merealisasikan konten entertaiment di internet seperti vidio games, dan sebagainya. Memacu orang untuk berbuat sesuatu dan menciptakan hasil konten yang kreatif melalui Flash Player miliknya.
    Adobe Flash Player adalah legenda karena dirinya kita bisa memainkan games-games online di facebook dan di situs semacamnya . Dapat juga menonton vidio amatir dari uploadan pengguna diseluruh dunia melalui youtube saat masih berembel “Broadcast Yourself” dan mampu membuat konten kreatif lainya. Siapa yang berhak disalahkan Adobe ? atau Pernyataaan Steve Jobs yang kontroversial ? yang membuat kredibilitas Flash Player menurun  itu semua ada dipilihan kalian. Semoga kita semua bisa memetik pembelajaran dari Flash Player, terimakasih atas waktunya untuk membaca artikel ini  selalu kunjungi infotechku.com untuk mendapatkan informasi menarik seputar teknologi apabila ada kekurangan informasi dan perkataan kami minta maaf dan sampai berjumpa di postingan selanjutnya Salam.

2 Replies to “Adobe Flash Player Pamit Pulang Akhir Tahun 2020”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *